Welcome to our Official Website

Paguyuban Jebeng Thulik merupakan wadah bagi generasi muda Banyuwangi dalam membantu peran pemkab Banyuwangi dalam mempromosikan Banyuwangi.

Pemilihan Raka Raki Jawa Timur 2015

Pemilihan Duta Wisata Raka Raki Jawa Timur kembali digelar. Peter Bagus Permana asal Kecamatan Genteng & Qorida Rosyita Ramlan asal kecamatan Glenmore, terpilih sebagai Wakil Banyuwangi dalam Pemilihan Duta Wisata Jawa Timur 2015 yang akan diselenggarakan pada 23 – 29 Maret 2015 mendatang.
Peter Bagus Permana, 19 tahun,  adalah Thulik Banyuwangi 2012. Saat ini ia sedang menempuh study di Universitas Udayana Bali. Sementara Qorida “Oyik” Rosyita Ramlan, 22 tahun, adalah Wakil I Jebeng Banyuwangi 2010, adalah lulusan cumlaude di Universitas Brawijaya Malang.
Banyuwangi! Inilah Wakil Anda:


All about us!

Peter Bagus Permana
Nama
Qorida Rosyita Rahman
Peter
Nama Panggilan
Oyik
175 cm / 75 kg
TB/BB
167 cm / 52 Kg
19 tahun
Usia
22 Tahun
Membaca, basket, wave boarding
Hoby
Menyanyi dan Bermain gitar
Bernyanyi dengan gitar

Talent
Beryanyi dan Bermain gitar
Bapak Petrus & Ibu Martha
Nama orang tua
Bapak Iboni & Ibu Nanik Zulaiha
1
Saudara
3 (perempuan semua)
Be the best of the best.
Quote
Kerja keras, Keyakinan, dan doa merupakan modal utama untuk mencapai suatu kesuksesan.

Penobatan Jebeng Oyik sebagai WakilI Jebeng Banyuwangi 2010
Penobatan Thulik Peter sebagai Thulik Banyuwangi 2012



This is us!

Hi Jebeng Oyik (O) & Thulik Peter (P), ceritakan tentang diri kalian!
P: Saya adalah seorang anak tunggal yg sedang menempuh pendidikan S1 di Univ Udayana jurusan Teknolgi Industri Pertanian. Selain kuliah saya juga mengisi kesibukan saya dengan bekerja di slaha satu perusahaan ice cream ternama. Saya juga gemar mengisi meluangkan waktu kosong saya untuk membaca.

O: Saya adalah pribadi yang mudah akrab dengan orang-orang baru, memiliki prinsip bahwa setiap bertemu dengan orang baru maka ilmu baru pun juga akan didapatkan. Seorang Oyik juga tipikal orang yang serius dalam melakukan segala sesuatu terutama hal-hal yang menjadi tujuan dalam hidup, karena bagi saya, kesempatan tidak datang dua kali, maka setiap detail hal yang saya lakukan haruslah seratus persen tidak setengah-setengah, agar apapun hasil yang saya dapatkan tidak membuat saya kecewa karena usaha yang maksimal telah saya lakukan.

Seperti apakah aktivitas kalian?
P: Saat ini saya sedang menempuh kuliah di Udayana & bekerja disalah satu perusahan ice cream ternama. Saya juga menghabiskan waktu dengan membaca.

O: Alhamdulillah, Saya saat ini baru saja lulus dari kuliah Saya & sedang mempersiapkan diri untuk kompetisi Raka Raki Jawa Timur.



Apa prestasi yang telah kalian dapatkan?
P: Juara 3 pemilihan bintang sinetron Xpresio Entertaiment 2010; Juara 2 POPDA bolabasket 2010 Jatim; Juara 2 O2SN Bolabasket 2010 Jatim; Thulik Banyuwangi 2012.

O: Wakil I Jebeng Banyuwangi,  dan menyelesaikan kuliah 3,5 tahun dengan predikat cumlaude.


Apa hal unik yang kalian miliki?
P: Pekerja keras & pantang menyerah.

O: Hal unik yang saya miliki adalah, ketika saya merasa badmood atas suatu hal, obat yang mujarab dalam mengatasi hal ini adalah hanya dengan bernyanyi dan bermain gitar, maka dengan seketika rasa kesal atas sesuatu tersebut langsung hilang. Hal unik ini sangat memberikan nilai positif bagi saya, karena tidaklah dipungkiri, ketika mood kita buruk, maka hasil dari pekerjaan yang kita lakukan akan terkena dampak dari mood  yang buruk tersebut. Dengan mengetahui cara mengatasi rasa badmood yang melanda, maka saya tidak lagi takut hal tersebut mempengaruhi kinerja saya dalam melakukan suatu hal.


Apa  pengalaman terbaik kamu?
P: Pengalaman terbaik saya adalah ketika saya dipercaya untuk memimpin sebuah organisasi. Saya dapat belajar untuk mengerti setiap kerakter seseorang dan menghadapinya.

O: Pengalaman terbaik dalam hidup saya yaitu saat saya bergabung dengan paguyuban Jebeng Thulik Banyuwangi, banyak hal yang saya dapatkan dan banyak merubah diri saya ke hal positive. Saya menjadi lebih tahu bagaimana dalam bersikap, dalam menyampaikan suatu gagasan, selain itu banyak ilmu-ilmu dan pengalaman baru yang saya dapatkan. Dengan bergabung bersama paguyuban Jebeng Thulik Banyuwangi saya dapat berperan aktif dalam berbagai kegiatan-kegiatan positif yang tentunya sangat bermanfaat bagi saya sebagai generasi muda.

Apa kekuatan positif yg kalian miliki?
P: Kekuatan positif dalam diri saya adalah ketika saya mendapat kritikan dari orang lain, sehingga kritikan itulah yang membuat saya mendapat masukan dan untuk berubah menjadi lebih baik.

O: Kekuatan positif yang saya miliki adalah saya selalu menjadikan orang tua terutama ibunda saya sebagai motivasi dalam melakukan segala aktivitas terutama dalam hal meraih prestasi. Dengan motivasi untuk selalu mebuat mereka bangga akan prestasi yang saya raih, hal tersebut membuat saya lebih bersemangat dalam mengusahakan apa yang menjadi tujuan dalam hidup saya.


Ready for Raka Raki Jawa Timur 2015!

Menghadapi Karantina Raka Raki Jawa Timur 2015, apa saja persiapan kalian?
P: Saya dan Jebeng Oyik telah melakukan pendaftaran beberapa waktu lalu, dan menghadapi karantina dan malam final pada 23-29 Maret mendatang, selain persiapan syarat-syarat saat karantina, kami juga sedang mengikuti pembekalan Public Speaking, Personality & Hospitality dari Paguyuban Jebeng Thulik serta Disbudpar Banyuwangi.


Siapa saingan terberat kalian untuk juara Raka Raki 2015?
O: Dalam kompetisi pasti ada yang menang & kalah, bagi kami semua peserta yang dikirim mewakili daerahnya masing-masing adalah wakil-wakil terbaik dosetiap daerahnya. Semua memiliki kemampuan & bagi kami semua layak jadi juara. Sebagai wakil Banyuwangi, kami akan melakukan yang terbaik dari apa yang kami miliki dan tentunya menikmati setiap moment karantina nanti tanpa menjadikan beban. Biar Tuhan yang mengatur rejeki kami dalam kontes ini. ‘We will do the best, God will do the rest!’

Menurut kalian apa sektor wisata yang harus dikembangkan di Jawa Timur?
P: Saya ingin menitik beratkan pengembangan pariwisata Jatim pada sektor budaya, karena suatu daerah yang memiliki kekayaan alam yang memikat dan disertai dengan kekentalan adat kebudayaan, maka akan menjadikan daerah tersebut suatu destinasi wisata yang lengkap.

O: Sektor pariwisata yang harus dikembangkan di Jatim adalah penggalian ide dalam mengemas suatu budaya tradisional agar lebih diminati dalam konteks globalisasi saat ini. Menurut saya, kebudayaan adalah warisan yang tak ternilai dan menjadi idenitas suatu daerah. Dengan eksplorasi yang baik dalam pengemasan kebudayaan ini, maka hal tersebut menjadikan suatu keunikan dan daya tarik tersendiri bagi wisatawan.



Apa yang akan kalian berikan dan harapkan untuk jawa timur kedepan?
P: Harapan saya untuk pariwisata jatim adalah tidak hanya menjual pariwisata hanya dengan kekayaan alam, namun juga mengembangkan budaya yang sudah ada sejak zaman nenek moyang.

O: Yang akan saya berikan untuk Jatim ke depannya adalah mempromosikan potensi pariwisata Jatim dengan gerakan melek teknologi. Tidak dapat dipungkiri bahwa arus globalisasi yang begitu deras membawa kita khususnya generasi muda kepada kemajuan teknologi. Mempromosikan pariwisata melalui berbagai akun media sosial merupakan cara yang sangat efektif, karena hal tersebut dapat memberikan motivasi juga kepada para generasi muda untuk menumbuhkan rasa ‘memiliki’ terhadap potensi pariwisata serta budaya yang dimiliki daerahnya. Dengan rasa memiliki ini maka mereka juga akan dengan sadar dan dengan bangga ikut mempromosikan pariwisata serta kebudayaan yang dimiliki daerahnya.





Ayo dulur! Dukung Wakil Banyuwangi sebagai FAVORIT di Pemilihan Raka Raki Jawa Timur 2015. Ketik:

DWJ RAKA KAB Banyuwangi (untuk mendukung Thulik Peter)
&
DWJ RAKI KAB Banyuwangi (untuk mendukung Jebeng Oyik)

Kirim ke: 99333 (1100/sms)
Description: Pemilihan Raka Raki Jawa Timur 2015 Rating: 4.5 Reviewer: Jebeng Thulik - ItemReviewed: Pemilihan Raka Raki Jawa Timur 2015

Thulik Banyuwangi dirikan "Garasi Pintar", Apa itu?

“Education is the best friend. An educated person is respected everywhere. Education beats the beauty and the youth.”
(Pendidikan adalah teman terbaik. Seorang yang terdidik akan dihargai di manapun. Pendidikan mengalahkan kecantikan dan masa muda.)

Mungkin kutipan dari Chanakya tersebut yang menjadi salah satu motivasi Hendra Febri, Thulik Banyuwangi 2010, untuk mendirikan tempat belajar bernama "Garasi Pintar". Ya, seperti namanya Garasi Pintar, tempat pendidikan non formal yang memanfaatkan Garasi rumah sebagai tempat belajar bagi masyarajat di Desa Kemiri, Kecamatan Singojuruh, Kabupaten Banyuwangi.
Pelan namun pasti, masyarakat sekitar mulai merasakan dampak dari Garasi Pintar ini. Meski memiliki keterbatasan dalam pengadaan buku dan alat belajar, Ia optimis Garasi Pintar akan semakin berkembang kedepannya.
Apa alasan Thulik Hendra dalam mendirikan Garasi Pintar ini? Berikut kutipan wawancara kami dengan Thulik Hendra:

Halo Thulik Hendra, bisa sedikit bercerita tentang Garasi Pintarnya?
Garasi pintar adalah sebuah tempat belajar,bermain, dan berkreasi  dimana disana anak2 bisa belajar, bersosialisasi, dan mengembangkan kreativitas mereka. Karena namanya Garasi Pintar, jadi tempatnya yaa di sebuah Garasi. Kebetulan di rumah ada Garasi yang tidak terpakai, jadi dimanfaatkan saja sebagai temapt belajar.

Apa alasan mendirikan tempat belajar ini?
Alasan mendirikan Garasi Pintar adalah awalnya ingin memberikan sebuah tempat buat anak-anak diskitar rumah untuk bisa mengembangkan bakat mereka. Karena di Garasi Pintar tidak hanya diajarkan pelajaran yang mereka dapatkan di sekolah, namun juga diajarkan keterampilan-keterampilan yang tidak mereka dapatkan di sekolah.

Mengapa memilih nama Garasi Pintar?
Memilih nama garasi pintar karena memang tempatnya berada di sebuah Garasi.

Kapan Garasi Pintar didirikan?
Garasi Pintar mulai dibuka pada tanggal 2 Oktober 2014.

Thulik Andi saat menjadi volunter di Garasi Pintar

Sejauh ini, bagaimana respon masyarakat mengenai kegiatan ini?
Respon masyarakat dengan adanya Garasi Pintar ini cukup baik, banyak warga sekitar yang kadang datang untuk membaca buku-buku yang ada di Garasi atau hanya sekedar melihat anak2 bermain. Selain itu, masyarakat sekitar juga banya membantu dalam hal lain, misal menyumbang meja belajar, ikut membereskan tempat setelah kegiatan anak-anak berlangsung.

Respon pemerintah setempat bagaimana?
Respon pemerintah atau perangkat desa masih belum nampak, kalau RT sih sudah tau pastinya..dan mendukung penuh.

Apa saja yang dipelajari murid-murid di Garasi Pintar?
Yang di pelajari di Garasi Pintar sebenarnya lebih menitikberatkan pada keterampilan, namun semakin kesini banyak orang tua yang menginginkan diajarka pelajaran sekolah. Jadi setiap senin-sabtu stelah magrib mereka belajar mata pelajaran yang ada disekolah sesuai kelas masing-masing atau mengerjakan PR. Naah...ketika hari minggu barulah kita berkegiatan yang menyenangkan misal kelas memasak, menggambar, keterampilan, sains di alam terbuka, menulis,modelling, menari dll. Dan setiap hari minggu anak2 selalu dapat minum susu gratis.

Siapa saja yang bisa bergabung di Garasi Pintar?
Semua bisa bergabung di Garasi Pintar, kami tidak mebatasi anggota. Tapi untuk saat ini yang bnayk bergabung adalah dari jenjang TK,SD, dan SMP.

Apa Garasi Pintar hanya untuk anak-anak?
Saat ini Garasi Pintar memang fokus untuk anak2, namun  kedepannya juga akan merangkul orang tua khususnya ibu2 untuk diberi sebuah keterampilan. Pernah dicoba sekali mengumpulkan ibu2 dan saya beri sebuah workshop kecil mengenai kesehatan reproduksi, dan mereka sngat antusias.

Jebeng Mega, saat mengajari kelas Fashion di Garasi Pintar

Kapan jadwal Garasi Pintar diselenggarakan?
Jadwal kelas di Garasi Pintar, senin-sabtu mulai pukul 18.00-21.00, hari minggu mulai pukul 08.00-slesai tergantung lama kegiatan.

Untuk bergabung menjadi siswa dan volunteer, apa saja syarat dan ketentuannya?
Untuk bergabung menjadi anggota GP tidak ada persyaratan khusus, bisa langsung datang sjaa ke GP di Desa kemiri Kecamatan Singojuruh Banyuwangi atau bisa like fanpage kami di Garasi Pintar.

Terakhir lek, apa harapan kedepannya untuk Garasi Pintar?
Harapan kedepannya adalah apa yang saya lakukan ini bia menginfluence banyak orang untuk mau peduli memberikan ilmunya kepada anak2 tidak hanya di garasi pintar tp juga untuk orang2 sekitar..karena kadang apa yang kita anggap biasa saja yang kita punyai..bisa jadi itu hal yang luar biasa untuk orang lain. Berbagilah meskipun itu sedikit, meskipun itu hanya sebuah ilmu dasar. Selain itu, saya ingin GP ini bisa mencetak anak2 yang kreatif dan memilki optimisme yang tinggi dalam dunia pendidikan.


Berikut beberapa kegiatan yang telah diselenggarakan oleh tim Garasi Pintar



 











Description: Thulik Banyuwangi dirikan "Garasi Pintar", Apa itu? Rating: 4.5 Reviewer: Jebeng Thulik - ItemReviewed: Thulik Banyuwangi dirikan "Garasi Pintar", Apa itu?

Inilah TOP 50 #SelfieHARJABA243 bersama #JebengThulikBWI, Selamat!

Banyuwangi – Selfie secara harfiah seringkali diartikan aktivitas memotret diri sendiri atau narsisme. Kata ”Selfie" merupakan singkatan dari "Self Potrait"  (Kamus Bahasa) yaitu foto hasil memotret sendiri dengan menggunakan webcam, pocket camera atau smartphone lalu hasilnya di upload ke social media. Sebenarnya "selfie" bukan hal baru. Pada tahun 1839, Robert Cornelius memotret dirinya sendiri dan fotonya diakui sebagai "selfie" pertama di dunia. Foto tersebut kini dipajang di Library of Congress, Washington.
Situs jejaring Instagram cukup berperan besar dalam mempromosikan istilah “Selfie”, selain itu banyaknya smartphone keluaran terbaru menjadi bagian terpenting dalam tersebarnya virus “serlfie” ini, tidak hanya di Indonesia, melainkan hampir diseluruh dunia. Tahukah Anda? Sebenarnya istilah “Selfie” telah digaungkan sejak awal 2002 melalui dunia online dalam sebuah forum MySpace dan Flickr.
Melihat antusiasme pagelaran Banyuwangi Festival 2014, pada penghujung tahun 2014 ini, Paguyuban Jebeng Thulik mengajak seluruh masyarakat khususnya yang berada di Banyuwangi untuk memeriahkan Hari Jadi Banyuwangi ke 243 dalam kontes Selfie melalui Instagram @JebengThuliukBWI  #BanyuwangiBanget, dimana peserta harus selfie dengan foto yang Banyuwangi Banget versi mereka melalui Instagram dengan hastag “#SelfieHARJABA243 bersama #JebengThulikBWI”.
Panitia telah menyeleksi ratusan foto yang masuk di instagram, dan berikut 50 foto terbaik (TOP 50) dalam kontes #SelfieHARJABA243 bersama #JebengThulikBWI:




02
03




07
08





11
12



13
16




24
33




40
46
59
81




90
96




117
118




123
134
 
139
143




147
153




173
212


 
233
237




295
298



308
316



329
336




340
346



366
373




383 
388 


405 
417 


419 
 421


429 
 438


 439
 441


448 
 449
Vote your best picture on: klik
Vote your best picture on: klik

Kami mengucapkan apresiasi dan rasa terimakasih kepada seluruh pengirim foto dan partisipasi lebih dari 450 foto yang masuk melalui instagram @JebengThulikBWI.
Terus share foto keindahan Banyuwangi dengan hastag #JebengThulikBWI & #BanyuwangiBanget! Mari kita kenalkan & Promosikan Banyuwangi ke dunia melalui akun pribadi masing-masing!

Description: Inilah TOP 50 #SelfieHARJABA243 bersama #JebengThulikBWI, Selamat! Rating: 4.5 Reviewer: Jebeng Thulik - ItemReviewed: Inilah TOP 50 #SelfieHARJABA243 bersama #JebengThulikBWI, Selamat!